Tutup..

maaf blog ini kami tutup, karena beberapa alasan yang tidak dapat kami ceritakan.

Untuk melihat tulisan kami yang lain silahkan kunjungi http://agoosdp.wordress.com terimakasih..

Iklan

Mengenali Dan Menggali Potensi Diri

Potensi Diri
Potensi Diri

1. Mengenali Potensi Diri
Pada dasarnya setiap manusia memiliki kekuatan dan potensi masing-masing. Tapi sampai saat ini masih banyak yang belum menyadari potensi di dalam dirinya sendiri. Padahal potensi setiap orang sangat menunjang kesuksesan hidupnya jika diasah dengan baik. Berikut tips mengenali potensi diri :
a. Kenali diri sendiri
Coba buat daftar pertanyaan, seperti: apa yang membuat Anda bahagia; apa yang Anda inginkan dalam hidup ini; apa kelebihan dan kekuatan Anda; dan apa saja kelemahan Anda. Kemudian jawablah pertanyaan ini secara jujur dan objektif. Mintalah bantuan keluarga atau sahabat untuk menilai kelemahan dan kekuatan Anda.
b. Tentukan tujuan hidup
Tentukan tujuan hidup Anda baik itu tujuan jangka waktu pendek maupun jangka panjang secara realistis. Realistis maksudnya yang sesuai dengan kemampuan dan kompetensi Anda. Menentukan tujuan yang jauh boleh aja asal diikuti oleh semangat untuk mencapainya.
c. Kenali motivasi hidup
Setiap manusia memiliki motivasi tersendiri untuk mencapai tujuan hidupnya. Coba kenali apa motivasi hidup Anda, apa yang bisa melecut semangat Anda untuk menghasilkan karya terbaik, dan sebagainya. Sehingga Anda memiliki kekuatan dan dukungan moril dari dalam diri.
d. Hilangkan negative thinking
Buanglah pikiran-pikiran negatif yang bisa menghambat langkah Anda mencapai tujuan. Setiap kali Anda menghadapi hambatan, jangan menyalahkan orang lain. Lebih baik coba evaluasi kembali langkah Anda mungkin ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Kemudian melangkahlah kembali jika Anda telah menemukan jalan yang mantap.
e. Jangan mengadili diri sendiri
Jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam mencapai tujuan Anda, jangan menyesali dan mengadili diri sendiri berlarut-larut. Hal ini hanya akan membuang waktu dan energi. Bangkit dan tataplah masa depan. Jadikan kegagalan sebagai pengalaman dan bahan pelajaran untuk maju. Masa remaja adalah masa yang penuh gejolak di mana setiap remaja puteri merasa tertantang untuk mencari jati dirinya sesuai dengan karakter dan panggilan jiwa.
Terlebih lagi, saat ini remaja hidup di zaman yang bergerak sangat cepat, dengan kemajuan teknologi informasi mengakibatkan derasnya informasi tentang budaya baru yang menawarkan berbagai pilihan dan nilai-nilai baru bagi mereka. Perkembangan arus informasi inilah yang juga memengaruhi proses pencarian jati diri dan potensi yang dimiliki. Sementara pada saat yang bersamaan, para remaja dihadapkan pada norma dan nilai yang berlaku di lingkungan sekitarnya yang memberikan keterbatasan ruang untuk berkespresi.

Lakukan Sekarang
Lakukan Sekarang

Situasi seperti ini yang memungkinkan terjadinya erosi identitas diri disebabkan oleh karena sang remaja puteri tidak memiliki kebebasan untuk mengekspresikan diri seperti apa yang dia kehendaki, dan kemudian merasa harus tampil sebagai “orang lain”. Potensi diri merupakan modal yang perlu kita ketahui. Kita gali dan kita maksimalkan. Karena sesungguhnya perubahan hanya bisa terjadi jika kita mengetahui potensi kita.
Lalu mengarahkannya kepada tindakan yang tepat dan teruji. Jika itu terjadi, kita akan memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk melakukan sesuatu denga mantap. Ketahuilah sesungguhnya manusia memiliki dua sisi sikap potensial yang menonjol. Sisi positif dan sisi negatif. Kedua sisi ini masing-masing memberikan kontribusi besar terhadap perkembangan diri kita. Baik buruknya diri kita merupakan refleksi dari dorongan positif atau negatifnya sikap kita. Karena Sikap menentukan segalanya.
Potensi diri dapat digali dengan tahap mengenali diri. Bagaimana kita akan dapat menggali potensi dalam diri kita, tanpa kita mengetahui seperti apa diri kita sendiri.
potensi diri
2. Menggali Potensi Diri
1.Faktor-faktor apa saja yang membuat potensi diri Anda bisa tergali?
2.Percaya diri. Kurangnya percaya diri bisa menghilangkan kesempatan Anda untuk menggali potensi diri Anda, akan tetapi tidak menghilangkan potensi.
3.Hobi dan minat. Jika Anda mengerjakan sesuatu yang Anda sukai bahkan sebagai hobi atau minat pasti akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan (seharusnya). Jadi cobalah gali potensi yang sejalan dengan minat Anda, akan tetapi jangan lupakan yang bukan minat Anda.
4.Pergaulan. Misal jika Anda punya pergaulan yang baik dengan orang yang pintar maka Anda akan jadi pintar.

Kita Berhak Menjadi Hebat
Kita Berhak Menjadi Hebat

Sumber :
http://www.maribelajarbk.web.id/2014/12/mengenali-dan-menggali-potensi-diri.html
Kumpulan materi bimbingan dan konseling Penerbit Tim Paramitha Publising Yogyakarta 2011

Apakah Cinta Selalu Sesakit Ini? Bag. 3

Cerita cinta antara Aku dan Kamu, yang hanya menjadi rahasia untuk kita berdua. Hampir tidak ada yang tahu kedekatan kita selama selahun ini. Dan aku akui itu semua karena sikap pengecutku yang tidak berani terang-terangan didepan umum tentang hubungan kita. Tapi sungguh aku sangat mencintaimu.

Pantai Ujung Negoro, Kab. Batang, Jawa Tengah.
Pantai Ujung Negoro, Kab. Batang, Jawa Tengah.

Akhirnya setelah aku tahu hubunganmu dengan dia, aku pun langsung meneleponmu. Dengan perasaan yang hancur aku mempertanyakan hubungan kita. Tapi semua itu sia-sia karena kamu telah mencintai orang lain. Entah apa yang membuatmu secepat itu jatuh cinta dengan dia, aku tak berani menerka-nerka. Lewat bantuan temanku aku melihat status-statusmu di facebook. Sungguh bukan hal mudah untuk membacanya, badan ini serasa terbakar dan keringat bercucuran. Hingga tulisan ini ku ketik pun masih terasa sesak dada ini. Tapi anggap tulisan ini adalah pelarian buatku, agar aku merasa lega tentang hal yang sedang menimpaku.

“Aku tahu tak mungkin lagi aku mengejarmu, bukan aku tak mau tetapi kamu yang terlalu jauh meninggalkanku.”

Pesan whatsapp terakhir denganmu.
Pesan whatsapp terakhir denganmu.

“Aku tidak patah hati. Rasanya hanya sedikit limbung, tak seimbang jika tanpamu. Biasanya aku akan sibuk mengukur-ukur jarak dan menerka apakah kita akan pergi kearah berbeda. Tentu saja aku masih bisa berjalan, meski memang lebih sering tersandung.”

Pada akhirnya memang aku harus merelakanmu. Seseorang yang sangat aku cintai, bahkan melebihi cintaku pada diriku sendiri. Mungkin buatmu aku tak berarti apapun, hanya sebagai pengisi kekosonganmu selama ini, hingga saat kamu merasa jenuh, kamu pun mulai meninggalkanku. Yang masih menjadi pertanyaanku adalah “sejak kapan kamu dekat dengan dia?” Apakah selama ini saat denganku kamu berhubungan dengan dia? entahlah, hanya kamu dan Tuhan yang tahu.
Mungkin perasaan ini harus aku pendam dalam-dalam, biarkan saja tetap seperti ini hingga tidak ada satupun yang tahu bahwa pernah ada cerita indah tentang kita berdua. Biarlah semua kenangan indah ini aku simpan sendiri.
Tahun 2014 adalah tahun yang indah buatku, karena ada kamu disana. Tetapi tahun 2014 adalah tahun yang sangat pahit buatku, karena ditutup dengan kehilanganmu.

Menggenggam masa depan.
Menggenggam masa depan.

“Ingatkah saat ini, saat tanganmu digenggamanku.. Seperti menggenggam masa depan.”

Apakah Cinta Selalu Sesakit Ini?

Empat Pasal GR-nya Manusia

Kita itu, sebagai manusia, memiliki empat pasal GR yang serius sekali saat berurusan dengan Tuhan.
Pasal 1:
Saat kita sukses dan berhasil, kita GR sekali merasa bahwa itu karena kita, karena kemampuan kita, tapi apakah demikian sebenarnya? Tidak. Kita sukses dan berhasil karena Tuhan memberikan jalan keberhasilan tersebut. Boleh GR? Silakan, tapi orang-orang yang paham, memilih untuk bersyukur dan berterima-kasih.
Pasal 2:
Saat kita susah hati dan gagal, kita GR sekali merasa bahwa itu ujian, cobaan dari Tuhan. Atau disebabkan orang lain, kesalahan orang lain, dan sebagainya. Tapi apakah demikian? Tidak. Kita susah hati dan gagal boleh jadi karena kita sendiri. Disuruh belajar dan sekolah, tidak mau. Disuruh bekerja dari yang kecil, malah gengsi. Untuk kemudian menghabiskan waktu sia-sia. Kebanyakan main HP. Masa’ itu ujian dari Tuhan? GR banget kan?
Pasal 3:
Ketika kita disuruh memberikan sesuatu, misalnya bersedekah, berbagi, kita GR sekali, menolak mentah-mentah. Bilang itu punya kita. Enak saja dibagikan. Tapi apakah demikian? Tidak. GR kita kebangetan. Bukankah bahkan diri sendiri itu bukan milik kita? Apalagi harta benda, lebih-lebih bukan. Termasuk pengetahuan, masa’ kita jumawa mengaku itu ilmu kita? GR banget. Itu semua milik Tuhan, dikasih titip saja sama kita.
Pasal 4:
Ketika kita meminta, maka sebaliknya, kita ngotot, maksa. Lihat saja saat berdoa, sadar atau tidak kadang ngotot sekali. Seolah kita memang berhak. Apakah kita memang berhak? Tidak. Itu GR banget. Bahkan dibanding orang2 di dekat kita saja, boleh jadi kita sama sekali tidak masuk prioritas dikasih. Lagipula, memang kita yakin cara meminta kita sudah benar? Jangan2 GR banget, menganggap Tuhan seperti kerabat dekat, punya facebook, jadi bisa minta lewat facebook. Itu GR.
Nah, terakhir, pastikan kita juga tidak GR saat membaca postingan orang lain. Sudah marah2, tersinggung, ngamuk, eh, ternyata orang sama sekali sedang tidak menulis untuk kita, itu GR namanya. Gede Rasa, orang sama sekali tidak bahas kita, kitanya malah merasa.

Sumber: Darwis Tere Liye

6 Cara Menghindari Cedera Saat Berlari

Olah raga paling mudah dan murah adalah berlari.

Berlari
Berlari

Saat Berlari memang hanya mengandalkan sepasang kaki untuk menggerakannya. Tapi, bukan berarti Anda terbebas dari cedera. Cedera bisa terjadi kapan pun dan di mana pun Anda berlari. Ada 6 cara menghindari cedera saat lari. Pertama, penyebab cedera saat berlari adalah peregangan. Peregangan memang sangat baik dilakukan sebelum berlari, namun hal ini bisa mengakibatkan cedera apabila dilakukan secara berlebihan. Cara menghindari cedera saat berlari dengan peregangan yang berlebihan adalah dengan pemanasan. Pemanasan yang paling sederhana tapi efektif adalah berjalan kaki selama 3-5 menit sebelum berlari. Penyebab kedua cedera saat berlari adalah waktu yang berlebihan atau memforsir waktu untuk berlari. Anda mungkin akan memiliki tubuh yang segar setelah berlari, namun hal itu tidak terjadi apabila Anda tidak mengatur waktu berlari dengan cermat. Tubuh Anda akan mengalami kelelahan yang cukup hebat dan bisa mengakibatkan Anda lemas. Salah satu cara menghindari cedera semacam itu adalah berlari 15 menit dan berjalan selama 15 menit dan lanjutkan dengan menimbang porsi kemampuan tubuh. Cedera yang bisa Anda terima ketika berlari adalah saat Anda melakukan lari terlalu keras. Cara untuk menghindari cedera yang akan terjadi adalah dengan melakukan latihan ringan di gym terlebih dahulu untuk mengatur napas. Napas merupakan faktor penting dalam membuat irama Anda saat berlari. Berlari dengan jarak bisa membuat Anda cedera karena Anda merasa terpacu. Untuk menghindari hal ini, Anda bisa berlari sesuai keinginan. Bagi seorang pemula, kemauan untuk berlari sudah cukup untuk menghindari cedera karena terlalu memaksakan kemampuan pada jarak. Penyebab terjadinya cedera adalah langsung melakukan sprint atau lari cepat. Hal ini berpotensi mengakibatkan cedera pada kaki Anda. Cara menghindari cedera dengan situasi seperti ini adalah dengan melakukan lari cepat secara bertahap dengan jarak sependek mungkin pada awalnya. Cedera yang bisa diakibatkan apabila Anda berlari cepat dengan jarak yang jauh adalah cedera ligamen, tendon, dan sel-sel otot. Hal terakhir yang bisa mangakibatkan cedera adalah postur tubuh saat berlari. Sebagian pelari melakukan lari dengan postur condong ke depan. Hal ini bisa mengakibatkan cedera pada leher dan punggung. Cara terbaik menghindari cedera ini adalah dengan berlari dengan postur santai dan tegak. Lakukan lari dengan irama teratur dan langkah pendek.

Sumber: http://www.sehatplus.com/6-cara-menghindari-cedera-saat-lari.html